KETIKA PERANG PECAH, MENGAPA PASAR SAHAM IKUT JATUH?
Fenomena "indeks merah" atau jatuhnya harga saham saat perang bukan sekadar kepanikan massal tanpa alasan melainkan terdapat mekanisme ilmiah yang bekerja di balik layar emosi para investor. Ketakutan terbesar di pasar modal sejatinya bukanlah penurunan harga, melainkan ketidakpastian. Hal ini didukung oleh studi Balcilar et al. (2018) dalam jurnal Economic Systems yang menguji pasar saham BRICS menggunakan metode nonparametric causality-in-quantiles test . Hasilnya, terungkap bahwa risiko geopolitik ( Geopolitical Risk / GPR ) ternyata lebih berdampak pada VOLATILITAS pasar daripada arah return-nya. Artinya, pasar tidak sekadar turun melainkan membuat pasar menjadi sangat liar dan tidak terprediksi. Ibaratnya menyetir mobil di tengah badai besar, seorang investor tidak lagi bisa memprediksi kapan harus menginjak gas atau rem. Kondisi yang tidak terduga inilah yang membuat banyak orang memilih untuk menarik uang mereka dan menyimpannya di tempat yang lebih aman sa...