Postingan

Menampilkan postingan dengan label Investasi Emas

Emas vs Saham Islam: Manakah yang Lebih Unggul Saat Krisis Melanda?

Gambar
Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang sering kali datang tanpa permisi, investor syariah kini dihadapkan pada dilema besar: tetap bertahan pada saham berbasis syariah yang dikenal lebih resilient , atau segera memindahkan aset ke emas sebagai benteng pertahanan terakhir? Pertanyaan mengenai siapa yang lebih unggul saat krisis ekstrem melanda bukan sekadar perdebatan teknis di meja perdagangan, melainkan sebuah strategi krusial untuk menjaga keberlangsungan harta agar tetap sesuai dengan prinsip stabilitas dalam ekonomi Islam. Memahami dinamika ini memerlukan kacamata yang lebih tajam dari sekadar melihat tren harga harian, yakni dengan membedah bagaimana aset-aset tersebut berperilaku melalui kacamata riset akademis yang mendalam. Penelitian yang dilakukan oleh Chkili (2017) dalam Finance Research Letters memberikan jawaban ilmiah melalui pendekatan Markov Switching , sebuah metode yang mampu memetakan perilaku pasar ke dalam dua kondisi atau "rezim" yang berb...

Dinar Emas Islam: Solusi Abadi Krisis Moneter?

Gambar
Wacana pengembalian Dinar Emas Islam sering muncul di tengah krisis keuangan global. Oleh Karena itu, banyak pihak menganggapnya sebagai solusi nyata dan bukan sekadar nostalgia sejarah. Saat ini, sistem keuangan dunia didominasi oleh uang fiat. Sayangnya, nilai uang ini hanya bersandar pada kepercayaan tanpa jaminan aset fisik. Akibatnya, muncul kerentanan sistemik yang memicu diskusi serius di kalangan para ahli. Para ahli mulai menengok kembali emas sebagai jangkar stabilitas ekonomi. Selain itu, urgensi ini berangkat dari pengamatan kritis Mydin Meera (2006) terkait Maqasid al-Shariah . Meera menyoroti bahwa uang fiat membuka celah lebar bagi praktik seigniorage . Ini adalah sebuah kondisi di mana negara memperoleh keuntungan berlebih dari pencetakan uang kertas. Namun, praktik tersebut sering kali berujung pada angka inflasi yang sangat tinggi. Dampaknya, daya beli masyarakat tergerus secara diam-diam setiap tahunnya. Hal ini dianggap mencederai prinsip hifz al-mal at...