Bitcoin Saat Perang Ukraina: Mengapa 'Emas Digital' Gagal Jadi Safe Haven?
Selama bertahun-tahun, komunitas kripto terus menggaungkan narasi bahwa Bitcoin adalah 'emas digital', sebuah benteng pertahanan finansial yang nilainya diyakini tetap kokoh meski dunia sedang dilanda kekacauan. Klaim ini memposisikan Bitcoin sebagai aset safe haven , yaitu tempat bernaung bagi para investor ketika pasar saham konvensional sedang bergejolak. Namun, segala teori tersebut menemui ujian sesungguhnya pada 24 Februari 2022, saat invasi Rusia ke Ukraina pecah dan mengguncang stabilitas global. Sayangnya, bagi mereka yang berharap pada ketangguhan kripto, realita di lapangan justru memberikan jawaban yang cukup pahit dan mengecewakan. Fenomena kegagalan ini dikupas secara mendalam oleh Gaies dan Chkili (2023) dalam jurnal Eurasian Economic Review , yang menggunakan pemodelan statistik canggih untuk melihat bagaimana hubungan antara Bitcoin dan pasar saham selama konflik tersebut berlangsung. Temuan mereka menunjukkan sebuah fakta kritis bahwa alih-alih bergera...